PEMANFAATAN KERTAS DAUR ULANG SEBAGAI BUBUR KERTAS UNTUK MEMBUAT MEDIA KALIGRAFI ISLAMI MODERN

Penulis

  • Ahmad Fachry Azam Abqory
  • Alqy Kasyfi Ibtisam
  • Diah Prihatiningtyas
  • Didit Sukmana

Kata Kunci:

Program Live-In, Pesantren Alam Sayang Ibu, kaligrafi bubur kertas, daur ulang limbah kertas, Desa Tanjung Luar

Abstrak

Program Live In Level 3 Pesantren Alam Sayang Ibu dilaksanakan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Meskipun desa ini memiliki keunikan multibudaya dan merupakan pusat pasar ikan terbesar di Pulau Lombok, permasalahan sampah plastik dan kertas yang berserakan masih menjadi tantangan lingkungan yang nyata. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kertas menjadi produk kerajinan bernilai seni dan media syiar keagamaan berupa pajangan seni kaligrafi Arab modern berbahan bubur kertas (pulp). Metode pelaksanaan projek meliputi pengumpulan kertas bekas, pencacahan, perendaman semalam, pencampuran perekat lem kayu, hingga proses pencetakan dan penempelan relief kaligrafi koran[cite: 1, 3]. Kendala utama pengerjaan projek adalah tingginya curah hujan selama musim integrasi yang menghambat proses penjemuran alami hingga memakan waktu lebih dari satu minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa daur ulang limbah menjadi karya seni kaligrafi efektif meningkatkan kesadaran ekologis siswa-siswi dan masyarakat dalam mengurangi penumpukan sampah guna meminimalkan dampak pemanasan global. 

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-17