IDENTIFIKASI ASPEK PERILAKU HOMESICK PADA SISWA KELAS 7 PESANTREN ALAM SAYANG IBU
Keywords:
Homesickness Santri, Pesantren Alam Sayang Ibu, analisis perilaku santri, stres santri baruAbstract
Homesickness merupakan perasaan rindu atau kerinduan yang mendalam terhadap rumah, keluarga atau lingkungan asal seseorang. Kondisi santri baru yang tinggal di asrama dan berada jauh dari keluarga menyebabkan mereka merasakan homesick. Perasaan rindu akan rumah ini apabila dibiarkan terus menerus maka akan berdampak pada timbulnya stres. Hal ini akan semakin parah apabila santri baru tidak memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri dalam mengatasi homesickness. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan intensitas perilaku homesick pada siswa kelas 7 di Pesantren Alam Sayang Ibu dan bertujuan untuk mengidentifikasi aspek yang memengaruhi perilaku homesick pada siswa kelas 7 di Pondok Pesantren Alam Sayang Ibu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dimana peneliti akan mengamati aspek dan dampak timbulnya perilaku homesick pada kelas 7 Pesantren Alam Sayang Ibu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala homesickness kuesioner Informan akan diberi kebebasan untuk menjawab pertanyaan yang disiapkan oleh peneliti setelah itu peneliti akan mengumpulkan dan menganalisis data untuk mengidentifikasi terjadinya homesick pada kelas 7 Pesantren Alam Sayang Ibu. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aspek perilaku homesick mencangkup kognitif sebesar 25%, perilaku yang mencangkup 25%, fisiologi mencangkup 25%, aspek emosional sebesar 16% dan bentuk sosial sebesar 9%.